Selasa, 13 Desember 2011

ILMU EKONOMI SEBAGAI ILMU SOSIAL

Ilmu ekonomi biasanya dikategorikan sebagai ilmu sosial. Apa sebenar nya yang dimaksud dengan ilmiah ? bisakah ilmu ekonomi diharapkan menjadi “ilmiah” dalam studinya tentang perilaku manusia?

·      Perbedaan Antara Positif dan Normatif
Keberhasilan ilmu pengetahuan modern bergantung sebagian pada kemampuan para ilmuan untuk memisahkan pandangan-pandangan mereka atas apa yang diharapkan terjadi.
Pernyataan positif menyangkut apa yang sedang, telah atau yang akan terjadi. Pernyataan, penekanan atau teori positif bisa bersifat sederhana atau kompleks, tetapi pada dasar nya menyangkut fakta. Pernyataan positif menegaskan tentang dunia. Jika pernyataan positif dapat dibuktikan salah melalui bukti empiris, maka kita menyambutnya pernyataan yang dapat diuji.
Pernyataan normatif menyangkut apa yang diyakini seseorang seharusnya terjadi. Pernyataan normatif membuat, atau didasarkan pada pertimbangan tentang apa yang baik dan apa yang buruk ( disebut penimbangan nilai ). Pernyataan ini dengan demikian berkaitan dengan sistem filosofi, budaya dan agama. Pernyataan normatif tidak dapat di uji.

Pernyataan positif dan normatif dalam ilmu ekonomi
Dalam alam demokrasi, pertanyaan normatif sehubungan dengan kebijakan pemerintah sering diselesaikan dengan pemungutan suara. Tetapi para pakar ekonomi tidak perlu membatasi diskusi mereka pada hal-hal yang positif dan bisa diuji. Mereka bisa saja membahas masalah penimbangan nilai. Sesungguhnya, pengejaran atas apa yang tampaknya merupakan pernyataan normatif seperti “asuransi pengangguran harus di hapus “. Dalam hal ini barangkali ada relatif sedikit orang percaya bahwa ketetapan pemerintah tentang asuransi pengangguran pada hakikat nya baik atau buruk.

Usaha membedakan pernyataan positif dan normatif bisa dilakukan dan bermanfaat. Pernyataan positif menyangkut apa yang sedang, sudah dan akan terjadi, sedangkan pernyataan normatif menyangkut apa yang seharus nya terjadi. Ketidak sepakatan tentang pernyataan positif Yng bisa diuji ditangani dengan pendekatan pada fakta. Ketidaksepakatan tentang pernyataan normatif tidak dapat dipecahkan dengan cara itu.
Keberhasilan penelitian ilmiah bergantung pada pemisahaan pertanyaan positif tentang cara-cara berlangsungnya kegiatan di dunia ini dari pertanyaan-pertsnyaan normtif tentang bagaimana seseorang menginginkan agar hal-hal itu berlangsung. Itu juga bergantung pada perumusan pertanyaan positif secara cukup kemudian menemukan cara-cara pengumpulan bukti yang diperlukan.
Para ilmuan sosial telah mengobservasi bahwa banyak pola perilaku manusia yang stabil. Semua ini membentuk dasar kuat bagi ramalan yang tepat tentang bagaimana orang akan berperilaku dalam keadaan tertentu. Kenyataan bahwa orang terkadang bertingkah laku aneh, bahkan tak terduga, tidak menghapus kemungkinan dilakukannya studi ilmiah tentang perilaku kelompok. Hal-hal janggal dan sulit diijelaskan yang dilakukan seseorang akan cenderung mengimbangi hal-hal janggal dan yang sulit dijelaskan yang dilakukan orang lain.

1 komentar: